blog-indonesia.com

Perang Robot Melawan Manusia, Bumi Hancur

Minggu, 09 September 2012

Ini bukan film Hollywood. Bagaimana ketika robot benar-benar menghancurkan bumi?

Ilustrasi Serangan Robot
Ilustrasi Serangan Robot (REUTERS/ Kim Kyung-Hoon)

VIVAnews - Film Hollywood seperti The Matrix dan iRobot memperlihatkan kehancuran bumi ketika robot melawan manusia. Bagaimana ketika hari itu benar-benar terjadi?

Epipheo Studios menjelaskan langkah yang kita ambil saat robot menghancurkan bumi. Epipheo merekrut pakar robotika dan penulis buku terlaris Daniel H. Wilson untuk memberikan pandangan dan nasihat agar selamat dalam peperangan robot melawan manusia.

Wilson melompat ke masa depan dan memberikan prediksi. Pada masa itu dunia seperti film fiksi ilmiah futuristik Hollywood. Ada robot humanoid, transportasi otomatis, robotika cerdas, hewan peliharaan robot, dan robot khusus lainnya muncul pada tahun mendatang.

Untuk mengidentifikasi masa perang melawan robot telah dimulai, Wilson menjelaskan Anda perlu mengetahui tujuan perancangan robot tersebut. Jika robot itu mulai bertindak di luar tugas yang telah diprogram, saatnya Anda curiga.

Ide ini sejalan dengan Tiga Hukum Robotika yang ditulis penulis fiksi ilmiah Isaac Asimov. Aturan kedua menyebutkan, "Robot harus mematuhi perintah yang diberikan kepadanya oleh manusia, kecuali perintah tersebut akan bertentangan dengan Hukum Pertama." Pada dasarnya robot harus mematuhi perintah tanpa hak bertanya.

Selayaknya skenario Hollywood, perintah ini menimbulkan konflik pada robot karena otaknya didukung intelejensia artifisial. Protes ini memicu pemberontakan.

Wilson seperti dilansir dari Ibtimes.com, menjelaskan cara paling mudah bagi Anda untuk membela diri sangat intuitif. Ambil sensor robot yang menyerang Anda. Bisa sensor kamera atau sensor panas. Robot itu tidak lagi dapat mendeteksi lokasi Anda.

Pria yang menerima gelar PhD untuk Robotika ini menyarankan untuk bergerak secara sporadis. Anda dapat meminimalkan kemungkinan robot memprediksi lokasi Anda menggunakan perhitungan matematika.

Epipheo menyelidiki cara menghancurkan robot, bukan hanya melarikan diri. Menurut Epipheo, manusia perlu menghancurkan tentara logam yang memporak-porandakan bumi.

Wilson menjelaskan cara membunuh robot. Pertama, matikan saklarnya. Tapi, tombol ini bisa berada dimana saja penciptanya hendak meletakkannya. Anda harus tahu posisinya.

Dia juga merekomendasikan untuk menggunakan altileri atau senjata besar untuk menghancurkan robot. Memukul mereka dengan tangan tidak akan berhasil karena robot tidak merasakan sakit.

Wilson pun menyarankan untuk memotong bagian tubuh robot sedekat mungkin. Kemungkinan robot tidak dapat beradaptasi dengan kondisi baru ini.

Inilah langkah dasar penyelamatan diri ketika perang robot melawan manusia pecah. Panduan lengkap melawan robot ditulis Wilson pada buku Robopocalypse.

»»  READMORE...

Siswa SMP Bantul Ciptakan Robot Tikus

Robot bergerak berdasarkan pembacaan perbedaan warna putih dan hitam

Robot tikus
Robot tikus (Juna Sanbawa/ VIVAnews)

VIVAnews - Sebanyak 14 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bantul, DIY mengikuti lomba robot tingkat SMP. Lomba ini digelar di gedung Dakwah Muhammadiyah, Kabupaten Bantul, DIY, Rabu 27 Juni 2012.

Dari 14 robot yang dipertandingkan ada sebuah robot yang cukup menarik perhatian pengunjung, yaitu robot karya 3 pelajar dari siswi SMP Muhammadiyah, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Robot ini dinamai Mupybot atau singkatan dari Muhammadiyah Piyungan Robot.

Robot memang tidak secepat robot line follower analog (LNA) lain saat menyusuri lintasan. Namun dengan bentuk menyerupai tikus bergerak, menarik banyak pengunjung untuk melihatnya. Mupybot ini dilengkapi tiga roda yang dikemas menyerupai tikus, mempunyai ekor yang terbuat dari karet warna merah.

Sedangkan, tubuhnya terbuat dari styrofoam. Bagian tersebut ditempeli potongan-potongan benang warna coklat mirip bulu tikus sawah.

“Mupybot ini dapat bergerak berdasarkan pembacaan perbedaan warna putih dan hitam pada jalur khusus itu,” kata Puji Astuti, siswi kelas 2 SMP Muhammadiyah Piyungan, pembuat robot.

Ia membuat robot bersama dengan dua temannya, yaitu Nita Rohani dan Santi Rahayu yang sama-sama kelas VIII serta guru pembibingnya Akhid Nuryadin. Mereka mempersiapkan Mupybot ini selama 1 minggu menjelang perlombaan.

“Ide mengemas robot LNA ini dalam bentuk tikus ini juga mendadak. Meski tidak terlalu cepat, paling tidak akurasinya dalam menyusuri perlintasan dapat diunggulkan,” ujar Puji.

Nita Rohani mengatakan, perakitan robot LNA di sekolahnya terbilang masih baru. Namun sistem robot LNA tidak asing di sebagian siswanya. Sebab, sejak kelas 1 sudah ada ekstrakurikuler elektronika.

“Jadi, siswa sudah paham beberapa bagian penyusun LNA. Mulai dari sensor, transistor, osilator, dan sebagainya,” ujar Nita.

Sugito, Wakil ketua Badan Koordinasi Sekolah (BKS) Bantul, menerangkan meski baru pertama digelar, lomba robot tingkat SMP itu sudah diikuti14 sekolah. Tiap sekolah mengajukan satu kelompok dari tiga siswa dansatu guru pembimbing.

“Semoga lomba semacam ini bisa terus berlanjut di masa mendatang. Sebab, robot memegang peranan penting di zaman modrn. Pelajar dari Bantul jangan sampai ketinggalan,” ujarnya.

»»  READMORE...

Mahasiswa ITB Ciptakan Angklung Robot

Angklung ini bisa dikendalikan melalui smartphone Android.

Angklung, alat musik khas Sunda
Angklung, alat musik khas Sunda (mariposamuseum.org)

VIVAnews - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung membuat angklung yang bisa dimainkan robot. Instrumen tradisional itu pun bisa terhubung dengan piano, komputer, juga smartphone berbasis Android.

Angklung robot ini adalah buatan Alvin Nurhadi dan teman-temannya yang berasal dari jurusan Teknik Fisika ITB. "Untuk angklung dengan jangkauan nada 1,5 oktaf kami menjual sekitar Rp5 Juta rupiah," ujar Alvin kepada VIVAnews ketika mengikuti acara Olimpiade Robotik Indonesia 2012 di gedung Smesco, Jakarta, Sabtu 8 September 2012.

Alvin menjelaskan, ada empat cara untuk memainkan angklung ini. Pertama dengan menggunakan sensor gerak. Dengan menggunakan sensor ini, operator tinggal membentuk beberapa tanda dengan jari tangan yang ada. Kemudian, sensor akan berfungsi dan menggetarkan angklung yang sesuai dengan tangga nada yang dimaksud.

Selain dengan sensor gerak angklung robot ini juga bisa dikendalikan melalui komputer dan smartphone berbasis android. Kendali ini menggunakan program klungbot yang juga diciptakan Alvin.

Selain itu, penggunaan angklung ini juga bisa menggunakan piano. Asalkan, menurut Alvin, piano tersebut bisa membaca format MIDI yang digunakan oleh angklung robot ini.

Untuk menciptakan angklung ini, Alvin dan timnya membutuhkan waktu hingga dua tahun. "Secara keseluruhan ada lima versi dari mulai yang paling awal dan masih menggunakan lego sampai akhirnya menggunakan aluminium," katanya.

Saat ini Alvin dan timnya memang baru membawa robot angklung ini dengan nada 1,5 oktaf. Namun, Alvin meyakinkan pihaknya mampu untuk membuat angklung dengan jarak nada sampai dengan 4 oktaf.

»»  READMORE...

Jasad Neil Armstrong Akan Dilarung ke Laut

Alih-alih ke luar angkasa, ia meminta jasadnya dilarung ke laut lepas.

Neil Armstrong. Ia pelaut sejati.
Neil Armstrong. Ia pelaut sejati. (REUTERS/Molly Riley/Files)
VIVAnews - Neil Armstrong, manusia pertama yang menjejakkan kaki di Bulan menegaskan jati dirinya sebagai anggota korps Angkatan Laut sejati. Alih-alih ke luar angkasa, ia meminta jasadnya dilarung ke laut lepas.

"Itu adalah wasiatnya," kata juru bicara keluarga, Rick Miller, seperti dimuat USA Today.

Seperti apa detail pemakamannya, tidak dirilis, atau mungkin tak akan pernah. Angkatan Laut AS mengonfirmasi, mereka akan menyelenggarakan upacara pelepasan. Namun, demi privasi keluarga mendiang, mereka tidak mengungkap kapan, di mana, dengan kapal apa pemakaman akan dilakukan. Juga pertanyaan besar, apakah seluruh jasad Armstrong yang dilarung, atau hanya abunya.

Bahwa Armstrong adalah pelaut, melampaui segala ketenarannya sebagai penjelajah angkasa juga diungkap rekan sesama astronot sekaligus sahabatnya, Jim Lovell. "Ia pelaut sejati," kata dia.

Karier Armstrong di Angkatan Laut dimulai pada 1947, saat ia mendaftar ke Naval ROTC dan kuliah di Purdue University di India. Sejak itu, banyak peristiwa penting berkaitan dengan laut dalam hidupnya.

Pada 1950, di usia 20 tahun, ia ditempatkan di kapal induk USS Essex, sekitar 100 mil dari Teluk Wosan di Laut Jepang. Ia terbang dalam 78 misi tempur.

Pada Maret 1966, meski sukses terbang dengan pesawat luar angkasa Gemini 8, pendaratannya berlangsung sangat mengerikan. Tiga parasutnya belum terbuka, saat dia tercemplung di Samudera Pasifik.

Sementara itu, pada Juli 1969, setelah berhasil mencapai Bulan, ia dan rekan-rekannya juga menceburkan diri di Samudera Pasifik, sebelum akhirnya dijemput dengan USS Hornet. "Ini menunjukkan bagaimana ia tahu hidupnya paripurna," ujar Lovell. "Memahami bagaimana kerjanya diselesaikan."

Meski serba tertutup, seperti kebiasaan dalam Angkatan Laut, upacara pemakaman tetap menggunakan peti mati. Akan ada dia, tembakan ke udara, penghormatan, sebelum papan penyangga dimiringkan dan peti mati jatuh
perlahan ke samudera. Cara yang sama dilakukan untuk jasad yang dikremasi atau masih utuh.

Dan, apa yang dimau Armstrong tidaklah nyeleneh. Angkatan Laut AS melakukan sekitar 900 pemakaman serupa tiap tahun. "Ini bukan hal yang aneh, seperti yang Anda pikirkan," kata Juru Bicara Angkatan Laut, Ed Ziegler.

Sementara itu, upacara pelepasan Armstrong untuk publik akan diselenggarakan pada 13 September 2012, di Washington National Cathedral. Sederet tokoh penting dan para astronot NASA akan berkumpul. Melepas "Sang Pahlawan Besar" --julukan yang diberikan Presiden AS, Barack Obama.
»»  READMORE...

Misteri Air Sungai Yangtze Jadi Merah, Mengapa?

Airnya tiba-tiba berubah merah serupa warna jus tomat Kamis lalu.

 (ilustrasi) air sungai Yangtze menjadi merah
(ilustrasi) air sungai Yangtze menjadi merah (LiveScience)

VIVAnews -- Fenomena aneh terjadi di aliran Sungai Yangtze, sungai terpanjang di China. Airnya tiba-tiba berubah merah serupa warna jus tomat, jika tidak bisa dibilang menyerupai darah. Para pejabat setempat mengaku belum mendapatkan petunjuk pasti soal penyebabnya.

Penduduk barat daya Kota Chongqing kali pertama menjumpai keanehan pada sungai yang dijuluki "jalur air emas" itu pada Kamis 6 September 2012 lalu.

Air berwarna merah terang itu tak hanya terkonsentrasi di sekitar Chongqing, pusat industri terbesar di barat daya China, tetapi juga di sejumlah titik lain di sepanjang sungai.

Para penyidik belum menentukan penyebab dari fenomena tak biasa itu, namun laporan Telegraph melaporkan, pejabat lingkungan menduga, warna air menjadi merah disebabkan limbah industri. Atau mungkin disebabkan lumpur merah yang terbawa oleh banjir di hulu.

Sementara, Emily Stanley, propfesor limnologi atau ilmu yang mempelajari perairan dalam dari University of Wisconsin menerangkan, satu-satunya penyebab alami dari air yang berubah merah adalah mikroorganisme air dalam jumlah besar. Misalnya ganggang merah yang mekar.

"Saat air berubah merah, pertama yang terbesit di pikiran orang yang melihatnya adalah pasang merah (red tide)," kata dia kepada situs sains Life's Little Mysteries.

Namun, pendapat itu tak cocok untuk menjelaskan fenomena Sungai Yangtze. "Sebab, alga yang menyebabkan pasang merah berada di laut, bukan air tawar. Jadi sangat tidak mungkin bawah ini terkait fenomena pasang merah," kata dia.

Sementara, air tawar sesekali menjadi semerah darah akibat alasan biologis. Misalnya, danau berubah merah selama kekeringan di Texas musim panas lalu, yang memicu isu kiamat yang salah kaprah. Terkait itu, Stanley mengatakan, fenomena tersebut paling sering disebabkan oleh bakteri yang memproduksi warna yang efektif saat air kekurangan oksigen. Sementara, sangat jarang air berada dalam kondisi itu.

Tapi, itu bukan penjelasan untuk fenomena Sungai Yangtze. Setelah melihat sejumlah gambar aliran sungai di Chongqing, Stanley menduga itu akibat ulah manusia.

"Sepertinya ini fenomena polutan," katanya. "Air yang berubah warna menjadi merah dengan cepat pernah terjadi di masa lalu. Akibat orang membuang limbah pewarna ke dalam sungai."

Limbah pewarna sebelumnya juga menjelaskan mengapa aliran air sungai di Jian, China berubah merah tua Desember lalu. Para penyelidik menelusuri jejak warga hingga mengarah ke pabrik kimia ilegal yang memproduksi pewarna merah untuk pembungkus kembang api.

Namun, Stanley juga tak megenyampingkan dugaan penyebab lain, seperti dugaan pejabat China: lumpur merah. "China terkenal memiliki daerah dengan banyak sisi bukit curam. Ada banyak praktek penggunaan tanah yang memicu erosi," kata dia. Namun, jika itu yang terjadi, tanah merah asuk ke hulu sungai, harus ada faktor pemicu. "Saya membayangkan ada semacam badai besar atau penyebab lain yang membuat tanah dalam jumlah besar masuk dalam sungai," kata Stanley.

"Saya masih condong penyebabnya terkait industri." Dari ulah manusia yang mencemari lingkungan dan mengganggu keseimbangan alam.
»»  READMORE...

Sayembara NASA: Beri Nama Asteroid Pengancam Bumi

"Nama yang lebih mudah dikatakan daripada (101955) 1999 RQ36."

Ilmuwan sedang mencari cara agar astronot bisa ke asteroid
Ilmuwan sedang mencari cara agar astronot bisa ke asteroid (NASA)

VIVAnews - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengundang siswa dari seluruh dunia dalam kompetisi untuk memberi nama sebuah asteroid yang berpotensi membahayakan Bumi.

Nama batu angkasa itu masih terlalu sulit untuk diingat, (101955) 1999 RQ36. Ia bisa mengancam bumi saat melayang dekat dengan planet kita 170 tahun mendatang. Dengan lebar 560 meter, asteroid 1999 RQ36 punya peluang 1:1.000 menabrak Bumi pada tahun 2182.

Tak hanya memberi nama, NASA sudah merencanakan misi ambisius, mengirimkan pesawat tanpa awak ke 1999 RQ36, dan membawa sampel batuannya ke bumi. Ekspedisi itu diberi nama, Osiris-Rex, singkatan dari nama superpanjang, Origins-Spectral Interpretation-Resource Identification-Security-Regolith Explorer, yang akan diluncurkan pada 2016 mendatang.

Misi Osiris-Rex diperkirakan akan menghabiskan dana US$800 juta. Itu belum termasuk ongkos pengadaan pesawat luar angkasanya. Sungguh jumlah yang besar, namun sebanding dengan hasilnya.

Sampel yang akan dibawa misi Osiris-Rex akan membantu para ilmuwan menguak banyak misteri tentang asal usul tata surya yang terbentuk 4,3 miliar tahun lalu. Juga tentang molekul organik yang mungkin telah membentuk kehidupan di Bumi. Selain itu, dengan mempelajari sifat asteroid, manusia bisa mencegahnya menghancurkan Bumi.

Tak sampai di situ, NASA juga merencanakan pengiriman astronot ke asteroid pada tahun 2025.

Lalu apa pentingnya membuat sayembara untuk murid sekolah?

Ini niat tersembunyi NASA: dengan meminta saran nama pada para siswa, lembaga itu ingin melibatkan generasi muda para calon ahli astronom dan ilmuwan penerbangan angkasa luar.

"Karena sampel yang diperoleh dari misi tersebut akan menjadi bahan studi bagi generasi yang akan datang. Bukan tak mungkin, siswa yang menamai asteroid itu akan menjadi seorang peneliti," kata Jason Dworkin, ilmuwan proyek Osiris-Rex di Goddard Space Flight Center, Greenbelt, dalam pernyataannya yang dimuat Space.com.

Butuh nama keren

Kompetisi NASA itu terbuka bagi siswa di seluruh dunia, yang berusia di bawah 18 tahun. Setiap peserta punya kesempatan untuk mengajukan satu nama, maksimal 16 karakter. Para siswa juga wajib menyertakan penjelasan singkat alasan di balik nama yang disodorkan.

"Asteroid itu sesuatu yang keren, dan 1999 RQ36 berhak mendapatkan nama yang keren," kata Bill Nye, CEO Planetary Society. "Melibatkan anak-anak dalam penamaan sebuah asteroid akan membuat mereka tertarik pada batu angkasa ini juga ilmu tentangnya."

Batas terakhir kompetisi adalah 2 Desember 2012. NASA mensyarakatkan pengiriman harus dilakukan oleh orang dewasa atas nama siswa.

Sebuah panel hakim kemudian akan meneliti setiap nama yang diterima. Pemenang, sekaligus nama asteroid itu akan diumumkan setelah mendapat persetujuan dari International Astronomical Union Committee for Small-Body Nomenclature.

"Misi kami akan difokuskan pada asteroid ini selama lebih dari satu dekade," kata Dante Lauretta, peneliti utama untuk misi Osiris-Rex University of Arizona in Tucson. "Kami berharap memiliki nama yang lebih mudah dikatakan daripada (101955) 1999 RQ36."

Asteroid 1999 RQ36 ditemukan pada tahun 1999 oleh survei Lincoln Near Earth Asteroid Research di Massachusetts Institute of Technology's (MIT).

Nama rumit (101955) 1999 RQ36 sebelumya diputuskan oleh Minor Planet Center, yang dioperasikan oeh Smithsonian Astrophysical Observatory di Cambridge. Untuk diketahui, setelah asteroid baru dikarakterisasi, memenuhi kriteria tertentu untuk menentukan orbit, Minor Planet Centre akan memberinya nama alfanumerik sementara.

Sayembara ini terselenggara atas kerjasama NASA, Planetary Society Lincoln Laboratory MIT, dan University of Arizona. Informasi lebih lanjut tentang aturan kontes dan pedoman pengajuan nama di situs Planetary Society: http://planetary.org/name

Jadi, apakah ada anak Indonesia yang bernyali ikut berkompetisi?
»»  READMORE...

Ilmuwan Ungkap Rahasia Kecepatan Lari Cheetah

Cheetah mampu berlari 110 hingga 120 km per jam.

Cheetah
Cheetah (animalstime.com)

VIVAnews - Cheetah selama ini dikenal sebagai hewan tercepat di muka bumi. Kemampuan sprint kucing besar Afrika ini mencapai 110 hingga 120 km per jam.

Ilmuwan kemudian berhasil mengungkap rahasia di balik kecepatan lari cheetah. Sejumlah ilmuwan Jepang melakukan pemetaan serabut otot untuk mengetahui rahasia lari .

Mengutip laman BBC, perbandingan otot cheetah pun dilakukan dengan kucing dan anjing. Ilmuwan berusaha mencari kekuatan yang dapat meningkatkan kerja serabut otot di sekitar kaki 'kucing raksasa' ini.

"Studi otot ini dibutuhkan untuk memahami lari cheetah," kata Naomi Wada, peneliti yang juga Profesor di bidang Sistem Fisiologi dari Universitas Yamaguchi, Jepang.

Berbagai tipe serabut otot diketahui disesuaikan untuk berbagai aktivitas. Dalam studi mamalia, dikenal Tipe I, serabut otot yang memproduksi kekuatan kecil, tapi rentan terhadap cedera. Ini menjadikan otot ini lebih cocok untuk menopang beban dan jalan pelan.

Ada juga Tipe IIa yang cocok untuk berjalan cepat, dan Tipe IIx atau serat cepat menghasilkan tenaga besar, tapi berdaya tahan rendah. Ini merupakan kunci untuk berlari cepat.

Dengan melakukan pemetaan serabut otot di sekitar tubuh cheetah, para ilmuwan ini bisa melihat rahasia kecepatan lari cheetah.

"Otot-otot di sekitar betis cheetah memiliki Tipe I yang lebih banyak dari yang lain (anjing dan kucing). Sedangkan otot di bagian paha belakang (hindlimb) lebih banyak serabut Tipe II," kata Wada.

"Perbedaan fungsi antara betis dan paha belakang terlihat begitu jelas pada cheetah," ucap Wada.

Tim kemudian menduga kekuatan lari cheetah berasal dari paha cheetah. Ini serupa dengan perputaran roda belakang (rear wheel drive) pada mobil.

Pada paha belakang cheetah tidak ditemukan serat cepat. Sedangkan di kaki bagian depan banyak ditemukan serat cepat. Ini menjadikan cheetah mengendalikan keseimbangan dengan kaki depan untuk memutar dan memperlambat larinya.

Meski begitu, cheetah mempunyai akselerasi tinggi. Tercatat cheetah bisa mengakselerasi kecepatan dari 0 ke 60 mil per jam dalam tiga detik.

Studi sebelumnya menyebut rahasia lari cheetah ada pada bentangan tapak kakinya yang mampu mencapai 7 meter. Dengan kaki-kaki yang fleksibel, cheetah menghabiskan sebagian besar waktunya mengudara atau tidak menapak.

»»  READMORE...